Segala informasi menarik, kami tayangin!

Sri Mulyani dan JK Praktekkan Salam Baru: “Salam Corona”

958

Tayangin – Sri Mulyani dan JK Praktekkan Salam Baru: “Salam Corona” saat bertemu di kantor Wapres. Simak salam corona tersebut selengkapnya yang di lansir dari laman kumparan.com

Ketua Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEA) yang juga sebagai Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani dan Ketua Dewan Pertimbangan IAEA Bapak Jusuf Kalla bertemu di Kantor Wapres Ma’ruf Amin di Jakarta Pusat, untuk menghadiri audiensi dengan Bapak Wapres Ma’ruf Amin.

Jusuf Kalla dan Sri Mulyani sudah tiba lebih dulu di Kantor Pak Wapres Ma’ruf Amin. Saat bertemu di lobi Kantor Wapres tersebut keduanya lantas menghindari jabat tangan seiring dengan merebaknya wabah virus corona Di Indonesia.

Mereka berdua melakukan jabat tangan alternatif, yang oleh Pak Jusuf Kalla disebut denga “salam corona”.Salam corona yang dilakukan adalah dengan mempertemukan sikut satu dan lain. Pak Jusuf Kalla dan Ibu Sri Mulyani pun tetap saling menebar senyuman dengan semangat.

View this post on Instagram

Salam Corona dengan @smindrawati

A post shared by Pak JK (@jusufkalla) on

Istilah salam corona tersebut pertama kali diperkenalkan oleh Wapres Ma’ruf Amin pada saat menghadiri pembukaan Munas V ADEKSI di Provinsi Lombok, NTB, pada Rabu (11/3).

Pada Saat itu Wapres Ma’ruf meminta maaf karena tak bisa bersalaman seperti biasanya karena untuk menghindari kontak langsung demi mencegah penyebaran dan penularan virus corona atau COVID-19. Pada Saat itu Ma’ruf melakukan salam dengan menangkupkan kedua tangannya di bagian dada, atau yang oleh sebagian kalangan populer dengan sebutan salam namaste.

“Saya minta maaf kalau terpaksa salamannya menggunakan salam corona. Biasanya bila ketemu saya ada yang cium tangan. Kan ini terpaksa salamannya tidak ada cium tangan karena untuk menangkal virus corona,” kata Wapres Ma’ruf Amin.

Hingga saat berita ini di terbitkan, acara IAEA di Kantor Wapres sedang berlangsung.

Sementara itu, kasus virus corona yang ada di Indonesia hingga saat ini berjumlah 34 kasus. Tiga pasien yang sebelumnya suspect corona telah dinyatakan sembuh.

Namun satu di antara 34 pasien corona itu dinyatakan telah meninggal dunia, yakni seorang Warga negara Inggris berjenis kelamin perempuan dan berusia 53 tahun. Pasien corona itu disebut sebagai kasus ke 25.

Pasien itu selama ini dirawat di RSUP Sanglah di Bali, dan saat datang sudah dalam kondisi sakit. Pasien tersebut diketahui memiliki penyakit penyerta lainnya berupa diabetes, hipertensi, dan juga penyakit paru obstruksi menahun.

Infografik Waspada Virus Corona. Foto: Andri Firdiansyah Arifin/kumparan
Berkomentar dengan bijak 👇

Promoted Content

You might also like