Segala informasi menarik, kami tayangin!

Jokowi dan Menkes Masih Bungkam, Anies Sigap Buka Data Sebaran Kasus Corona

1.499

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memliki perbedaan sikap dengan Pemerintah Pusat mengenai transparansi informasi yang terkait dengan penyebaran virus Corona di ibu kota Jakarta.

Anies Baswedan juga telah memperlihatkan peta sebaran kasus Corona COVID-19 di berbagai wilayah DKI Jakarta. Keputusan menyebarkan informasi yang sangat penting tersebut adalah guna untuk meningkatkan kehati-hatian terhadap risiko penularan dan juga penyebaran virus Corona.

Namun Anies Baswedan mengimbau kepada seluruh warga untuk tidak panik dengan adanya infromasi yang diberikan tersebut. Ini kami sampaikan hanya untuk gambaran bahwa kalau kita sudah tahu, maka kita harus berhati-hati. Saya menyampaikan berita ini jangan untuk dibuat panik. Bukan untuk panik dan juga Tidak perlu panik, Ucap Anies di Balai Kota Jakarta Pusat pada hari Jumat 13 Maret 2020.

Gubernur Anies Baswedan juga mengatakan dengan adanya kehatian-hatian tersebut bisa meningkatkan kesadaran untuk tidak rileks dalam menghadapi risiko penularan serta penyebaran Virus Corona. Dia menilai ada banyak kasus di berbagai negara yang mengalami lonjakan kasus penularan virus Corona karena tidak waspada sejak dari awal penyebaran visrus tersebut

Kalau kita menganggap aman semuanya, bersikap rileks saja, kemudian berkegiatan seperti biasa biasa saja, ya seperti banyak negara yang lain yang mengalami lonjakan kasus yang cukup tinggi, kata Anies Baswedan.

Dalam konferensi pers tersebut Anies Baswedan juga telah memperlihakan peta sebaran kasus Corona di Wilayah DKI Jakarta. Hingga tanggal 13 Maret 2020 kemaren sudah tercatat ada 17 titik lokasi positif kasus Corona di daerah Jakarta dan juga beberapa titik lainnya masih menunggu hasil pemeriksaan yang lebih lanjut.

Anies Baswedan juga telah menyebutkan hampir seluruh kecamatan di wilayah DKI Jakrta terjadi atau ada kasus Virus Corona. Ini dari gambaran ini sudah terbayang dan bisa di bayangkan, bahwa hampir semua Kecamatan ada kasus virus corona sekarang ini. Maka saya akan sampaikan kepada seluruh masyarakat Di daerah Jakarta untuk memprioritaskan kegiatan di dalam rumah saja dan juga di pemukiman sekitar. Kurangi kegiatan di tempat-tempat yang ramai atau banyak orang, Ujar Anies.

Peta sebaran virus Corona di DKI Jakarta yang disampaikan Gubernur Anies Baswedan. (Dok. Pemprov DKI)

Pak Presiden Jokowi mengakui tidak semua informasi yang telah dimiliki oleh pemerintah mengenai penyebaran Virus Corona atau COVID-19 bisa semuanya disampaikan ke seluruh masyarakat.

Menurut Jokowi langkah ini dilakukan oleh pemerintah untuk mengantisipasi adanya kepanikan berlebihan di seluruh masyarakat.

Saya sekali lagi telah menyampaikan penanganan pandemi COVID-19 untuk terus menjadi perhatian kita semua. Memang ada yang sudah kita sampaikan dan ada juga yang tidak kita sampaikan dengan alasan karena kita tidak ingin menimbulkan keresahan dan juga kepanikan di tengah masyarkat, kata  Presiden Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta pada hari Jumat.

Presiden Jokowi juga sudah menuturkan sebenarnya di awal pemerintah ia ingin menyampaikan seluruh informasi yang ada. Namun kemudian dari perhitungan oleh pihak pemerintah, keresahan di masyarakat bisa berpotensi sangat besar. Selain itu efeknya terhadap pasien setelah sembuh juga menjadi salah satu pertimbangan.

Sejak munculnya empat kasus awal positif Corona COVID-19 di wilayah Indonesia, pemerintah sudah tidak lagi membuka data seputar pasien tersebut. Meski data pribadi memang tidak boleh dibuka, namun juga pemerintah tidak memberi informasi lokasi tentang penularan pasien dan juga rumah sakit tempat dirawatnya pasien yang telah positif terjangkit Virus Corona.

Berkomentar dengan bijak 👇

Promoted Content

You might also like