Begitu banyaknya bisnis online yang beredar saat ini, memudahkan kita untuk berbelanja secara online. Selain menyediakan produk yang berbagai macam, ada juga yang memberikan fasilitas beragam seperti gratis ongkir, beli satu gratis satu, bahkan ada juga layanan cicilan. Meskipun banyak kelebihan yang ditawarkan dengan berbelanja online, tidak sedikit yang mempergunakan kesempatan ini untuk melakukan penipuan. Nah, apa saja sih yang perlu diperhatikan saat ingin berbelanja online?

Berikut 5 tips aman berbelanja online yang sudah dirangkum tim Tayang.in

 

1. Pilih Website terpercaya

Mulailah pada situs website yang sudah Anda ketahui. Hindari membeli barang dari search engine, apalagi jika saat ingin membeli Anda harus meng-klik serangkaian link/tautan. Jika Anda tidak yakin, tanyakan pada teman yang sudah pernah membeli pada website tersebut. Apakah barang sampai? Mudahkah transaksi yang dilakukan? Dan apa yang terjadi jika barang sampai ternyata rusak atau tidak cocok.

 

2. Cek testimonial dan rating

Cara lain yang bisa Anda lakukan antara lain adalah dengan membaca testimonial dan rating. Rating yang baik biasanya memiliki penilaian rata-rata antara 4,2-4,7 bintang. Jarang sekali didapati peringkat bintang sempurna. Baca juga penjelasan yang menyertai rating bintang. Rating bintang yang kecil belum tentu karena produk yang ditawarkan jelek. Bisa saja misalkan seorang pembeli sangat suka pada produknya, namun pengiriman terlalu lama sehingga membuatnya memberikan penilaian kecil. Penjelasan yang mendetail lebih bisa diandalkan dalam melihat apakah testimonial tersebut benar dari pembeli atau buatan komputer.

 

3. Gunakan jalur internet yang aman saat bertransaksi

Menggunakan wifi gratis yang disediakan mall atau café memang enak. Kita bisa menjelajahi internet dengan santai tanpa perlu memikirkan kuota. Namun untuk melakukan transaksi, sebaiknya Anda menggunakan jalur internet pribadi. Data pribadi bisa diakses dengan mudah oleh hacker jika Anda melakukan transaksi dengan menggunakan wifi untuk umum.

Hal lain yang perlu diperhatikan berkaitan dengan ini adalah perhatikan alamat situs web yang sedang Anda jelajahi. Jika tertulis https:// di depan, berarti website yang Anda kunjungi tergolong aman. Https, yang dikembangkan oleh Netscape, adalah protokol keamanan online yang mengenkripsi informasi sehingga data dapat dijaga tetap pribadi dan terlindungi. Dalam kebanyakan kasus, teks dalam URL didahului oleh simbol gembok. Jika ini hilang, situs web harus ditangani dengan hati-hati.

 

4. Hindari membagikan informasi pribadi

Data yang dibutuhkan penjual untuk mengirimkan barang kepada Anda hanyalah nama, alamat lengkap, dan nomor telepon. Selain itu, Anda tidak perlu memberikan data-data lain seperti misalkan tanggal lahir, nama ibu, password akun Anda, dan lain-lain yang tidak ada hubungannya dengan pengiriman barang. Data-data ini bisa digunakan oleh penipu untuk melakukan tindakan penipuan pada diri Anda maupun orang lain.

 

5. Hindari promosi tidak masuk akal

Siapa yang tidak suka dengan potongan harga besar-besaran? Atau Anda sering tertarik dengan promosi beli satu dapat satu? Promosi yang dilakukan penjual memang sering kali membuat kita tergoda untuk membeli lagi. Namun waspadailah promosi yang tidak masuk akal. Misalkan, Anda menemukan dalam email sebuah promosi yang berkata “Dapatkan potongan harga 99% tanpa syarat! Klik link di bawah ini untuk mendapatkannya!”. Hal ini sudah pasti penipuan. Bayangkan saja, jika Anda sebagai penjual, sama saja dengan memberikan barang gratis.

 

6. Cek rutin tagihan

Setelah melakukan beberapa pembelian secara online, pastikan semua tagihan di akun Anda diketahui dan dikontrol. Jika Anda menemukan aktivitas yang mencurigakan, hubungi bank Anda, mungkin Anda telah menjadi korban pencurian identitas. (zee)

 

 

 


Sumber:

https://www.pandasecurity.com/mediacenter/security/7-tips-buying-online-safely/

https://www.welivesecurity.com/2015/10/27/top-tips-on-buying-online-in-a-safe-and-secure-way/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here