Selama beberapa dekade, selebriti telah menjadi salah satu pendukung dan pengaruh dalam keputusan pembelian konsumen terhadap suatu produk. Semakin terkenal seorang selebriti, semakin banyak produk yang di endorese begitupun dengan jumlah pembelian produknya.

Endorse dalam Bahasa Indonesia berasal dari kata endorsement yang berarti dukungan atau saran. Tapi makna endorse saat ini sudah berbeda dari makna sebenarnya endorse. Makna endorse dalam bisnis atau usaha online dari endorse adalah meminta dukungan dari selebriti dengan cara pemilik online shop tersebut memberikan barang atau produk yang dijual kepada artis yang mau di “ endorse” secara gratis dengan imbal balik sang artis mengunggah foto pribadi dengan produk dari online shop tersebut.

Lalu bagaimana dengan Influencer? Mana yang lebih baik antara Influencer atau Celebrity?

Pengaruh selebriti memang cukup besar dalam keputusan pembelian konsumen. Namun beberapa tahun terakhir, banyak merek yang beralih ke pemasaran influencer. Faktanya Influencer Marketing menjadi sangat popular sehingga 86% pemasar menggunakannya pada tahun 2016, menurut sebuah studi oleh Linqia.

Lalu apa perbedaanya antara celebrity endorsement dengan influencer marketing? Mengapa pemasaran Influencer dinilai lebih baik dibandingkan dengan selebriti?

Pertama, mari kita coba memahami perbedaan antara pengaruh Influencer Marketing dan Celebrity Endorsement. Hal ini bisa menjadi mudah dan membingungkan karena keduanya melibatkan pemasaran produk, layanan atau merek melalui individu yang terkenal dan berpengaruh. Beberapa perbedaan besar antara keduanya adalah:

Keahlian

Selebriti tidak perlu menjadi seorang yang ahli dalam jenis produk yang mereka promosikan. Mereka hanya cukup menggunakan poduk yang mereka promosikan. Mereka tidak terlibat dalam pengembangan produk tersebut, namun dukungan mereka tetap berjalan karena memilliki daya Tarik massa.

Di lain sisi, influencer marketing bekerja karena influencer memiliki keahlian dalam jenis produk yang mereka promosikan. Contoh seperti seorang vloggers kecantikan mempromosikan produk kecantikan atau blogger mode seperti Aimee Song yang mempromosikan fashion line baru. Dukungan hal tersebut dianggap adapat dipercaya dan relevam karena dianggap sebagai ahli dalam bidangnya.

Keterlibatan

Perbedaan signifikan antara Influencer Marketing dan Celebrity Endorsement adalah komunikasi satu arah. Influencer cenderung terlibat langsung dengan audiens mereka.

Selebriti mungkin di endorse untuk produk di TV atau Sosial Media. Sementara iklan terkonsep hanya untuk dilihat dan didengar dan penggemar tidak dapat berinteraksi langsung dengan selebriti.

Ketika influencer mempromosikan produk melalui konten sponsor atau fitur produk, hal tersebut dapat menghasilkan komunikasi 2 arah. Influencer dapat memulai percakapan dengan pengkiutnya. Meskipun tidak semua dari mereka dapat berinteraksi, namun pada umumnya mereka berhasil melibatkan pemirsa agar mereka terus membicarakan produk yang di promosikan.

Pembuatan Konten

Salah satu perbedaan utama antara celebrities dan influencers adalah pembuatan konten. Dalam kasus  Celebrity Endorsement merek atau agen pemasaran menghasilkan gagasan dan alur cerita untuk mempromosikan produk. Selebriti hanya memainkan peran dan memberikan kontribusi pengaruhnya terhadap kampanye produk. Dengan kata lain, selebriti menjadi wajah kampanye tapi bukan sebagai penggagas.

Sebagian influencers menjadi ahli di bidangnya masing-masing, mereka juga berpartisipasi dalam menciptakan konten promosi bahkan mengendalikan pesannya. Merek mungkin memberikan beberapa panduan tentang apa yang mereka butuhkan dari kampanye tersebut,tapi influencers bertanggung jawab atas suara dana nada dalam konten yang di sponsori.

Hal yang paling penting harus diperhatikan adalah beberapa merek masih membuat kesalahan dengan memperlakukan influencers seperti selebriti. Artinya mereka mencoba mengendalikan apa yang di katakana influencers dan bagaimana mereka mempromosikan produk tersebut. Hal ini dapat membahayakan hubungan mereka dengan influencers dan bahkan dapat mempengaruhi kualitas konten yang dihasilkan.

Jangkauan

Selebriti cenderung memilliki dampak besar pada keputusan pembelian. Jangkauan mereka berkembang di berbagai demografi. Dalam kasus influencers, kebanyakan dari mereka membangun media sosial dan saluran online lainnya. Jangkauan mereka biasanya berfokus pada audiens niche tertentu. dalam beberapa kasus, ada yang menggabungkan beberapa elemen dari dua strategi ini bersama-sama.

Mengapa memilih Influencer Marketing dibandingkan Celebrity Endorsement?

Beberapa tahun yang lalu, periklanan terdiri dari selebriti terkenal yang mendukung produk di TV, Majalah, Billboard. Tapi saat ini periklanan telah disusul oleh influencers digital.

Influencer Marketing terbukti lebih bermanfaat dari pada dukungan selebriti untuk sebagian besar merek. Beberapa alasan utama mengapa Influencer Marketing lebih baik dibandingkan dengan Celebrity Endorsement.

1. Efektivitas dan Fleksibilitas Biaya

Seperti yang diketahui selebriti mendapatkan jutaan rupiah untuk menjadi duta merek. Banyak merek mungkin tidak dapat membayar jutaan rupiah untuk bekerjasama dengan selebriti. Namun, mereka mungkin memiliki anggaran untuk mempromosikan produk atau layanan mereka melalui kepribadian TV yang terkenal.

Namun bekerja dengan selebriti masih jauh lebih mahal dibandingkan dengan influencers. Dibutuhkan dana yang cukup besar untuk satu pos sponsor jika menggunakan Celebrity Endorsement dengan pengikut lebih dari 7 juta orang. Sementara Influencer dengan jutaan pengkiut menggunakan biaya yang lebih sedikit. Merek dengan anggaran terbatas juga bisa memilih dari influencer menengah dan influencer mikro. Di sinilah Influencer Marketing mengalahkan Celebrity Endorsement. Ada fleksibilitas dalam hal biaya saat bekerja dengan influencer.

2. Keandalan

Salah satu fitur bekerja dengan Influencer adalah pada umumnya mereka ahli di bidang masing-masing. Disinilah perbedaaanya, selebriti biasanya tidak memiliki pengetahuan mendalam tentang produk yang mereka promosikan. Fitur ini juga salah satu keunggulan utama pemasaran Influencer.

3. Keterlibatan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Influencer adalah pembuat konten. Mereka berpengaruh karena kemampuan mereka untuk menciptakan konten yang disponsori.

Inilah alasan lain mengapa Influencer Marketing jauh lebih baik daripada Celebrity Endorsement. Ketika seorang Influencer menciptakan konten yang disponsori untuk mempromosikan produk atau layanan, konten sering kali sesuai dengan pos mereka (jika merek memberi mereka kebebasan kreatif).

Anda sekarang memahami beberapa alasan terbesar mengapa Influencer Marketing bekerja jauh lebih baik dibandingkan dengan Celebrity Endorsement. Hal ini tidak berarti Anda menghindari selebriti sama sekali untuk promosi usaha Anda.

Jika Anda memiliki dana, Anda bisa mencoba menggabungkan kedua Influencer Marketing dan Celebrity Endorsement.  Tidak dapat dipungkiri bahwa dukungan selebriti memiliki manfaat. Bijaksana dalam mengambil pendekatan yang lebih personal dan dapat dipercaya untuk menjangkau audiens Anda.


Sumber:
https://shanebarker.com/blog/influencer-marketing-celebrity-endorsements/
http://hal-5.blogspot.co.id/2015/10/yang-dimaksud-endorse-adalah.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here