Banyak sekali kita berusaha meraih audience baru dan sering kali lupa terhadap yang sudah dipunya. Dengan kata lain, kita suka mengabaikan buah yang mudah dipanen dan malah mengeluarkan banyak tenaga juga uang untuk yang jauh di puncak pohon. Nah, tim Tayang.in ingin membahas siapa saja yang harus kita “petik” dulu sebelum mencari target baru. 

 

Re-Targeting Audience #1 – Business Page Engagement 

Audience yang suka mengunjungi Business Page Anda, kemungkinan besar mereka tertarik dengan perusahaan, produk, atau layanan yang ditawarkan. Hal yang sebaiknya dilakukan untuk mempertahankan engagement adalah membuat Custom Audience dari business page Anda.  

 

Anda bisa membuat Audience dari kumpulan orang yang melakukan engagement dengan post atau iklan, mengklik tombol Call to Action, mengirim pesan, dan yang menyimpan pos untuk dilihat nanti.  

 

Re-Targeting Audience #2 – Website Traffic 

Pikirkan, saat mengunjungi sebuah situs web, apakah Anda mampir hanya karena iseng? Atau apakah karena layanan atau produk yang disediakan di dalam situs itu menarik bagi Anda? Hampir bisa dipastikan Anda melakukannya karena alasan kedua. 

Sementara menargetkan Website Traffic mungkin tampak seperti jawaban yang cukup jelas untuk menjangkau audience yang tepat, seringkali kita mengabaikannya meskipun secara statistik mereka lebih mudah dijangkau dibandingkan dengan orang yang tidak pernah mengunjungi situs web Anda. 

Saat mengunjungi situs web Anda, mereka akan tahu tentang produk dan layanan yang disediakan. Mereka juga akan secara tidak langsung mempercayai Anda karena memiliki kehadiran online yang solid. Anda bisa memasukkan orang-orang ini pada daftar audience untuk lebih mengenalkan brand yang dimiliki. 

 

Re-Targeting Audience #3 – Current Customer/ E-mail List 

Buah yang paling dekat dengan kita sering kali terlewat karena mungkin tidak menantang untuk diambil. Seperti pelanggan kita saat ini. Seringkali kita mengabaikan orang-orang yang sudah menggunakan jasa atau barang yang ditawarkan. Padahal dari sinilah kita paling mudah untuk “memanen”. Targetkanlah pelanggan Anda saat ini! Atau, lebih baik lagi, targetkan orang yang telah mendaftarkan email mereka. Mereka sudah membeli produk atau jasa Anda, dan ingin mengetahui lebih banyak informasi dengan memberikan alamat email. 

Jadi, mulailah dari situ! Pelanggan ini sudah mengetahui tentang brand Anda dan sudah “matang untuk dipanen”. Tapi jika Anda tidak pernah terlihat atau terdengar lagi, jangan harap mereka menjadi pelanggan setia. Rangkul pelanggan Anda. 

 

Nah, dengan menjalankan iklan ke audience yang sudah ada, Anda akan bisa melihat peningkatan yang nyata dalam penjualan dan penurunan dalam biaya. Audience di atas adalah buah yang siap dipetik. Jadi daripada Anda menghabiskan waktu, tenaga, dan uang untuk audience baru yang belum tentu bisa diraih, cobalah pusatkan perhatian pada pelanggan saat ini. Memang, bukan berarti membuat audience dari nol itu tidak akan berhasil, namun dengan mentarget audience yang sudah Anda miliki saat ini akan lebih memperkecil resiko.(zee) 

 

Sumber: https://www.adleaks.com/re-targeting-101-low-hanging-fruit/ 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here