Branding adalah elemen yang paling krusial dalam mencapai kesuksesan. Kita sebut saja beberapa perusahaan besar di dunia – seperti logo “swoosh” milik Nike hingga icon milik Apple – semua orang mengenali brand yang mereka ciptakan.

Kini, membangun personal branding Anda sama pentingnya dengan membangun brand perusahaan Anda – faktanya, personal branding bisa jadi lebih penting. Karena konsumen juga ingin mengetahui cerita di balik para founder suatu perusahaan – cerita tentang kegagalan, perjuangan, hingga mencapai keberhasilan. Yang berarti menempatkan diri Anda sendiri di garis depan dan memasarkan persona Anda sebagai suatu bagian dari bisnis Anda sendiri.

Jadi, berikut ini adalah delapan kiat yang akan memandu Anda dalam membangun personal brand yang kuat:

1. Ciptakan Akses Terhadap Diri Anda.

Untuk membangun personal brand yang kuat, Anda tidak lagi bisa bersembunyi di balik meja kerja Anda selamanya. Anda perlu turun gunung, injakkan kaki Anda di dunia luar dan tunjukkan bahwa Anda ada. Anda bisa datang ke konfrerensi-konferensi industri, walaupun hanya untuk mencari koneksi dan bersosialisasi dengan pelaku-pelaku bisnis yang lain. Biarkan akun media sosial Anda bisa terlihat oleh masyarakat umum dan ijinkan pesan-pesan yang masuk ke akun Anda. Adakan sesi video tanya jawab live di media sosial secara berkala dan berinteraksilah dengan para follower Anda. Semakin sering Anda “terlihat” dan semakin mudah akses dalam menghubungi Anda, maka akan semakin kuat personal branding Anda.

2. Jadi Diri Sendiri di depan Media Sosial.

Berhenti gunakan akun media sosial Anda hanya untuk kepentingan bisnis semata. Sebenarnya tidak ada masalah dengan sesekali mempromosikan perusahaan Anda, toh Anda memang seorang pelaku bisnis, tetapi Anda perlu untuk menjadi diri Anda sendiri di akun media sosial Anda. Ketika media sosial Anda terlihat seolah-olah dikelola oleh robot, atau mencerminkan sesuatu yang tidak terkesan otentik, orang-orang akan meninggalkan akun Anda. Para follower Anda tidak hanya melulu tertarik dengan bisnis yang Anda jalankan, mereka kadang juga ingin tau apa kegiatan Anda di akhir pekan, makanan apa yang Anda nikmati, apa hobi dan kegemaran Anda, dan lain sebagainya. Hal-hal semacam inilah yang membuat Anda terlihat sebagai seorang “manusia biasa”, yang menarik bagi manusia-manusia lainnya.

3. Pahami Industri Anda Luar Dalam.

Keberhasilan bisnis Anda bergantung pada orang-orang yang menjalankannya, termasuk Anda sendiri. Sangat penting bagi Anda untuk mengetahui setiap celah bisnis Anda luar dan dalam. Yang berarti Anda juga harus selalu up-to-date dengan tren-tren bisnis yang sedang berlaku, berita dan informasi-informasi terbaru, serta pada kompetitor Anda. Ketika Anda menguasai semua hal tersebut, maka Anda akan memegang kendali strategis bagi perusahaan Anda, bahkan menguasai industri yang Anda jalani, dan meningkatkan personal brand Anda semakin tinggi.

4. Pelajari 2-way Networking.

Banyak orang yang keliru dalam membangun jaringan bisnisnya. Karena mereka hanya peduli pada kebutuhan dan keuntungan bagi pihak mereka saja, dan mengabaikan kebutuhan pihak lain. Dalam membangun jaringan bisnis, sangat penting untuk memastikan bahwa semua pihak mendapatkan keuntungan dan nilai yang berimbang dari hubungan kerja sama tersebut. Dengan begitu orang akan merasa aman bekerja sama dengan Anda, sehingga koneksi akan berkembang dan membawa serta peluang-peluang bisnis yang lain. Yang nantinya berperan dalam meningkatkan personal brand Anda.

5. Kelola Database dan Kontak-Kontak Penting.

Seiring dengan semakin berkembangnya personal brand Anda, maka akan semakin bertambah pula koneksi Anda. Maka dari itu Anda perlu untuk mengelola semua kontak yang ada di daftar Anda. Mulai dari siapa identitasnya, di mana Anda terhubung dengannya, peluang apa yang bisa muncul dari kontak tersebut serta value apa yang bisa Anda berikan untuknya. Kontak-kontak tersebut akan jadi sumber daya yang hebat apabila suatu saat Anda membutuhkan sesuatu, atau apabila Anda mendapatkan suatu peluang usaha baru, kita tak pernah tau bukan? Jaringan usaha Anda akan jadi makin kuat dan menguntungkan apabila Anda selalu tau bagaimana cara  menghubungi orang yang tepat.

6. Jadi Sumber Informasi yang Terpercaya.

Tanda-tanda Anda sudah memiliki personal brand yang kuat adalah ketika Anda menjadi rujukan atau sumber suatu informasi. Berusahalah untuk menjadi orang yang dicari oleh media ketika mereka membutuhkan informasi atau saran dari seorang ahli dari suatu topik atau berita yang sedang trending. Mulailah dengan berbagi berita atau informasi yang menurut Anda bermanfaat bagi banyak orang melalui media sosial atau daftar e-mail. Hal ini juga akan meningkatkan jumlah follower Anda, yang mulai melihat Anda sebagai tokoh yang terpercaya di industri Anda. Yang pada akhirnya, akan semakin menarik perhatian orang terhadap Anda.

7. Tingkatkan Daya Tawar.

Setiap perusahaan besar memiliki nilai atau daya tawar, dan Andapun sebaiknya memilikinya pula. Apa yang Anda miliki sebagai seorang pribadi, yang menarik bagi konsumen potensial atau klien Anda selama ini? Apa yang membuat Anda istimewa? Apa yang membedakan Anda dengan orang lain? Mengapa seseorang harus bekerja sama dengan Anda? Setelah Anda menetapkan hal-hal tersebut, pastikan semua orang mengetahuinya.

8. Beri Sesuatu.

Selain perasaan bahagia dan kepuasan pribadi, “memberi” akan memperkuat personal brand Anda. Apapun itu yang Anda berikan, entah mendonasikan uang untuk kegiatan amal atau mendedikasikan waktu untuk mengadakan pelatihan-pelatihan di bidang yang Anda kuasai. Kegiatan semacam ini sangat menguntungkan bagi personal brand Anda. Anda bisa menyoroti kegiatan-kegiatan semacam itu di website atau melalui akun media sosial Anda untuk menarik atensi positif dari follower Anda.


Sumber:
https://www.entrepreneur.com/article/287399

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here