Seiring dengan berakhirnya tahun, Return (https://return.co/)  meminta tim seniornya untuk mempelajari apa saja yang terjadi pada tahun 2017 dan memberikan prediksi untuk tahun 2018. Topik yang dibahas seputar video dengan program acara, video yang bersifat jualan, Voice search, Model Pencarian online dan targeting.

 

Guy Levine – Founder and Chief Executive.  

AI ( Artificial Intelegence ) dan data besar akan terus masuk dalam agenda 2018, di sinilah akan terjadi jurang yang lebar yang akan memisahkan antara perusahaan yang tahu bagaimana menggunakannya dan pihak-pihak yang tidak. Ketika brand-brand sudah tidak percaya bahwa teknologi akan membantu mempermudah mereka dalam memahami audiens, pastilah mereka akan kalah dalam pertarungan untuk mendapat perhatian.

Sebagaimana teknologi pencarian semakin menjadi lebih kompleks disesuaikan berdasarkan pengenalan suara dan konteks dibutuhkan. Konten-konten interface tidak akan menjadi tantangan terbesar. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana menciptakan sebuah pengalaman dan narasi untuk dapat melibatkan orang ke dalamnya. 

 

Mellissa Flowerdew-Clarke – Marketing Director.

Digital sekarang ada di mana-mana dalam semua strategi pemasaran – bahkan industri yang sebelumnya tertinggal mulai melihat manfaat dari digital, untuk membantu mengakuisisi pelanggan yang tahan dalam jangka panjang dengan sifat pasar yang terus bergejolak. Kami telah melihat perubahan selama bertahun-tahun dari pendekatan mass-media centric, pendekatan one-to-many, hingga taktik one-to-one yang didukung oleh data digital. Tahap selanjutnya adalah, apa yang disebut Forrester sebagai Post-digital, di mana kesuksesan akan ditentukan oleh kemampuan pemasaran untuk beradaptasi dengan model pemasaran one-to-moment. 

Untuk menjadi sukses di era post-digital, marketer harus menjadi instrumental di seluruh lini bisnis – tidak hanya dari sudut pandang brand-build dan lead generation, namun juga mampu untuk menjadi suara dari pelanggan; bekerja di seluruh departemen untuk membantu dalam mempengaruhi pengalaman pelanggan di lini garis depan, mulai pengembangan produk hingga pasca penjualan. 

 

Andy Heaps – Operations Director.

Tujuan pemasaran digital tetap sama. Yakni, pahami siapa audiens ideal Anda, jangkau mereka dalam skala tertentu, dan berhubungan dengan mereka secara efektif dengan biaya yang efisien. Tapi cara kita untuk mencapainya saat ini telah berubah. Digital marketer tidak bisa lagi dapat bekerja di channel silos. Memastikan pengiriman pesan yang benar secara konsisten, kepada orang yang tepat, pada saat yang tepat, di tempat yang tepat sangat penting untuk mendapatkan kesuksesan, hanya saja ini akan bekerja pada skala dengan strategi utama pada audiens yang utama. 

Bisa disimpulkan, maka anggaran digital sangat memerlukan channel independen, dan pengelolaan anggaran yang melampaui seluruh saluran harus dilakukan dengan lebih lincah dari sebelumnya. Audience behaviour harusnya mendorong seluruh perencanaan multi-channel serta keputusan-keputusan optimasation, sehingga pada suatu saat, terlepas dari saluran atau media, kita tetap dapat memunculkan pesan yang paling mungkin dapat kita bangun menuju kepada kemungkinan-kemungkinan langkah terbesar untuk mendapatkan konversi. 

 

Dan Beckett – Sales Director.

Menurut saya, 2018 akan ada pergeseran pada klien dari fokus hanya pada pengiriman pesan melalui single channel menuju ke pendekatan berbasis solusi. Mereka akan mencari jalan untuk terlibat dengan agensi yang memiliki hubungan yang berfokus pada mitra yang lebih luas, sehingga dapat lebih meyakinkan para Digital Specialist dan Support Translates ke dalam peningkatan bisnis yang lebih luas. 

 

Stephen Murphy – Client Services Director.

Tahun depan, saya pikir pergerakan anggaran akan membesar pada bagian video digital untuk dijadikan fokus, format dan platform. Google akan terus mengembangkan proposisi YouTube dan memungkinkan lebih banyak brand untuk dikuratori dan dipromosikan dengan mudah.

Saya senang melihat perubahan bagaimana perkembangan format-format pada video jualan, seperti yang saya duga, mengingat potensi penawaran ini, namun kurang dimanfaatkan pada tahun 2017, meskipun beberapa merek terkenal menggunakannya dengan baik, seperti Ted Baker.

Investasi untuk jenis video yang memiliki program-program akan tumbuh, seperti halnya penggunaan video di saluran sosial utama dan YouTube. Saya berharap akan ada lebih banyak brand yang dapat melihat peluang untuk menjadi pembuat konten atau menjadi sponsor utama khusus konten digital, sementara yang lain akan mulai menargetkan pada tipikal individuals online secara lebih akurat berdasar pada engagement secara berurutan. 

 

Victoria Blount – Head of Paid Performance.

Selama 2018, saya pikir akan ada peningkatan fokus pada iklan yang bersifat sangat personal di dalam Facebook & Instagram. 

Menggunakan analisis yang kuat, CRM dan data sosial untuk merancang pendekatan multilayered yang mengidentifikasi dan memahami bagaimana cara mencegat audiens dengan metode micro-targeted, dengan bahasa iklan yang tepat yang sesuai dengan signal belanjanya. 

Sewajarnya, video adalah raja untuk semua konten di berbagai media sosial, namun secara khusus dengan Snapchat & Instagram story – memiliki konten asli seperti ini yang dapat dipromosikan melalui media sosial akan menjadi hal yang krusial di tahun 2018. 

 

Rachel Smith – Paid Search Manager.

Pada 2018, kata kunci yang bersifat penting lama-lama akan memudar. Tentu saja, kata-kata kunci itu tidak akan pergi dari tempatnya, hanya saja mereka tidak akan menjadi fokus utama dibanding fokus pada audiens, lebih dari itu pada tahun 2017. Ini adalah seputar perjalanan para pengguna yang tidak hanya berkutat pada permasalahan mengetik kata kunci namun juga tentang bagaimana cara melayani pengguna dengan basic ad.

Iklan harus disesuaikan dengan target siapa orangnya di waktu yang tepat di setiap perjalanan mereka serta dalam permasalahan kebutuhan spesifik mereka. Oleh karena itu, agensi dan PPC benar-benar perlu untuk memusatkan perhatian pada daftar audiens mereka, dan bagaimana cara untuk bisa menjadi lebih spesifik dan kreatif dalam menargetkan audiens yang tepat untuk brand mereka. 

 

 


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here